SMK NEGERI 2 MAGELANG

Jalan Jend. Ahmad Yani 135 A, Kramat Selatan, Magelang Utara, 56115 Magelang, Jawa Tengah, (0293) 362577

SMK N 2 Magelang, Unggul dan Juara

Menjawab Masalah Perundungan Melalui Program Roots SMKN 2 Magelang Membentuk Agent of Change

Senin, 08 November 2021 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 4810 Kali

MAGELANG- SMKN 2 ikut serta dalam program pencegah perundungan Roots Indonesia dengan membentuk Agent Of Change. Roots merupakan program pencegahan perundungan berbasis sekolah yang telah telah dikembangkan oleh UNICEF Indonesia bersama Pemerintah Indonesia, akademisi, serta praktisi pendidikan dan perlindungan anak untuk mencegah perundungan di sekolah dengan melibatkan siswa sebagai agen perubahan (Agent Of Change) untuk membantu menciptakan iklim yang positif di sekolah.

Bertempat di ruang pertemuan sekolah setempat (11/9/21), program Roots resmi dibuka oleh kepala sekolah SMKN 2 Magelang, Ibu Mila Yustiana S.Pd., M.MPar secara luring dan daring. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 30 peserta siswa/siswi  kelas X sampai XII terpilih. 

Pada pelaksanaannya Agent Of Change bekerja dengan didampingi oleh Fasilitator guru. Fasilitator Guru  memfasilitasi diskusi yang dilakukan bersama Agent of Change dalam setiap pertemuan Roots. Fasilitator juga berperan dalam memfasilitasi siswa untuk melaporkan dan menindaklanjuti laporan perundungan atau kekerasan di sekolah. Fasilitator mengikuti pelatihan yang materinya dirancang pemerintah dengan dukungan UNICEF. Pertama, anak-anak diminta menilai situasi di sekolah mereka untuk mengadakan jajak pendapat. Setelah mengetahui situasi yang ada, fasilitator  bekerja bersama anak dan remaja untuk mengubah perilaku  negatif menjadi positif. Mereka membantu para murid membuat kampanye sendiri berdasarkan permasalahan yang ada di sekolah mereka. Membuat poster, menyusun rencana kerja untuk melawan perundungan di sekolah, dan mencontohkah perilaku positif adalah contoh bentuk-bentuk kampanye yang bisa dilakukan.

Anggota Agent Of Change, Aditya Naufal menjelaskan, kendala yang dihadapi saat menjalankan program roots adalah jadwal yang saling bertabrakan antara kegiatan roots dan acara lainnya, mengingat anggota juga merupakan anggota organisasi sekolah. Hal ini menjadi tantangan bagi agen perubahan agar lebih pandai dalam mengatur waktu. 

 “Bagi kami, kegiatan Roots sangat positif karena memberi tahu apa saja bentuk perundungan saat ini dan cara-cara untuk mencegahnya”, tambahnya.

Kegiatan Roots di SMKN 2 Magelang akan terus berjalan selama 15 minggu terhitung sejak diresmikan. Keterbatasan situasi di masa pandemi covid-19 tidak menghalangi pelaksanaan tersebut. Agen perubahan yang berhalangan hadir ke sekolah dapat mengikuti kegiatan penyampaian roots ini secara daring melalui aplikasi meeting online.

Pak Arif Kisworo, S.Pd. selaku Pembina OSIS periode 2021/2022 secara antusias  menyampaikan harapannya. “Semoga dengan adanya program Roots ini, SMKN 2  bisa membentuk agen-agen perubahan yang berkualitas, handal, dan tangguh sehingga mereka bisa bertugas dengan baik untuk mencegah aksi bullying di sekolah kita".(tim jurnalistik skanida)

SMK Bisa! SMK Hebat! SMK Negeri 2 Magelang Unggul dan Juara!

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Kurniawan Basuki, S.Pd., M.T.

  Assalamu’alaikum Wr.Wb. Puji syukur Alhamdulillah selalu kita panjatkan kepada Ilahi Robbi. Keperluan dan kepentingan manusia dalam kehidupan antara lain…

Selengkapnya

JAJAK PENDAPAT

Apakah web ini dapat memberikan informasi tentang SMK Negeri 2 Magelang..?

LIHAT HASIL